PENDIDIKAN NASIONAL YANG BERMORAL Desember 25, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
Memang harus kita akui ada diantara (oknum) generasi muda saat ini yang mudah emosi dan lebih mengutamakan otot daripada akal pikiran. Kita lihat saja, tawuran bukan lagi milik pelajar SMP dan SLTA tapi sudah merambah dunia kampus (masih ingat kematian seorang mahasiswa di Universitas Jambi, awal tahun 2002 akibat perkelahian didalam kampus). Atau kita jarang (atau belum pernah) melihat demonstrasi yang santun dan tidak menggangu orang lain baik kata-kata yang diucapkan dan prilaku yang ditampilkan. Kita juga kadang-kadang jadi ragu apakah demonstrasi yang dilakukan mahasiswa murni untuk kepentingan rakyat atau pesanan sang pejabat.
Selain itu, berita-berita mengenai tindakan pencurian kendaraan baik roda dua maupun empat, penguna narkoba atau bahkan pengedar, pemerasan dan perampokan yang hampir setiap hari mewarnai tiap lini kehidupan di negara kita tercinta ini banyak dilakukan oleh oknum golongan terpelajar. Semua ini jadi tanda tanya besar kenapa hal tersebut terjadi?. Apakah dunia Pendidikan (dari SD sampai PT) kita sudah tidak lagi mengajarkan tata susila dan prinsip saling sayang – menyayangi kepada siswa atau mahasiswanya atau kurikulum pendidikan tinggi sudah melupakan prinsip kerukunan antar sesama? Atau inikah hasil dari sistim pendidikan kita selama ini ? atau Inikah akibat perilaku para pejabat kita?
Dilain pihak, tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme yang membuat bangsa ini morat-marit dengan segala permasalahanya baik dalam bidang keamanan, politik, ekonomi, sosial budaya serta pendidikan banyak dilakukan oleh orang orang yang mempunyai latar belakang pendidikan tinggi baik dalam negri maupun luar negri. Dan parahnya, era reformasi bukannya berkurang tapi malah tambah jadi. Sehingga kapan krisis multidimensi inI akan berakhir belum ada tanda-tandanya.
PERLU PENDIDIKAN YANG BERMORAL
Kita dan saya sebagai Generasi Muda sangat perihatin dengan keadaan generasi penerus atau calon generasi penerus Bangsa Indonesai saat ini, yang tinggal, hidup dan dibesarkan di dalam bumi republik ini. Untuk menyiapkan generasi penerus yang bermoral, beretika, sopan, santun, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa perlu dilakukan hal-hal yang memungkin hal itu terjadi walaupun memakan waktu lama.
Pertama, melalui pendidikan nasional yang bermoral (saya tidak ingin mengatakan bahwa pendidikan kita saat ini tidak bermoral, namun kenyataanya demikian di masyarakat). Lalu apa hubungannya Pendidikan Nasional dan Nasib Generasi Penerus? Hubungannya sangat erat. Pendidikan pada hakikatnya adalah alat untuk menyiapkan sumber daya manusia yang bermoral dan berkualitas unggul. Dan sumber daya manusia tersebut merupakan refleksi nyata dari apa yang telah pendidikan sumbangankan untuk kemajuan atau kemunduran suatu bangsa. Apa yang telah terjadi pada Bangsa Indonesia saat ini adalah sebagai sumbangan pendidikan nasional kita selama ini.
Pendidikan nasional selama ini telah mengeyampingkan banyak hal. Seharusnya pendidikan nasional kita mampu menciptakan pribadi (generasi penerus) yang bermoral, mandiri, matang dan dewasa, jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berperilaku santun, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok.Tapi kenyataanya bisa kita lihat saat ini. Pejabat yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme baik di legislative, ekskutif dan yudikatif semuanya orang-orang yang berpendidikan bahkan tidak tanggung-tanggung, mereka bergelar dari S1 sampai Prof. Dr. Contoh lainnya, dalam bidang politik lebih parah lagi, ada partai kembar , anggota dewan terlibat narkoba, bertengkar ketika sidang, gontok-gontokan dalam tubuh partai karena memperebutkan posisi tertentu (Bagaimana mau memperjuangkan aspirasi rakyat kalau dalam diri partai saja belum kompak).
Dan masih ingatkah ketika terjadi jual beli kata-kata umpatan (“bangsat”) dalam sidang kasus Bulog yang dilakukan oleh orang-orang yang mengerti hukum dan berpendidikan tinggi. Apakah orang-orang seperti ini yang kita andalkan untuk membawa bangsa ini kedepan? Apakah mereka tidak sadar tindak-tanduk mereka akan ditiru oleh generasi muda saat ini dimasa yang akan datang? Dalam dunia pendidikan sendiri terjadi penyimpangan-penyimpang yang sangat parah seperti penjualan gelar akademik dari S1 sampai S3 bahkan professor (dan anehnya pelakunya adalah orang yang mengerti tentang pendidikan), kelas jauh, guru/dosen yang curang dengan sering datang terlambat untuk mengajar, mengubah nilai supaya bisa masuk sekolah favorit, menjiplak skripsi atau tesis, nyuap untuk jadi pegawai negeri atau nyuap untuk naik pangkat sehingga ada kenaikan pangkat ala Naga Bonar.
Di pendidikan tingkat menengah sampai dasar, sama parahnya, setiap awal tahun ajaran baru. Para orang tua murid sibuk mengurusi NEM anaknya (untungsnya, NEM sudah tidak dipakai lagi, entah apalagi cara mereka), kalau perlu didongkrak supaya bisa masuk sekolah-sekolah favorit. Kalaupun NEM anaknya rendah, cara yang paling praktis adalah mencari lobby untuk memasukan anaknya ke sekolah yang diinginkan, kalau perlu nyuap. Perilaku para orang tua seperti ini (khususnya kalangan berduit) secara tidak langsung sudah mengajari anak-anak mereka bagaimana melakukan kecurangan dan penipuan. (makanya tidak aneh sekarang ini banyak oknum pejabat jadi penipu dan pembohong rakyat). Dan banyak lagi yang tidak perlu saya sebutkan satu per satu dalam tulisan ini.
Kembali ke pendidikan nasional yang bermoral (yang saya maksud adalah pendidikan yang bisa mencetak generasi muda dari SD sampai PT yang bermoral. Dimana proses pendidikan harus bisa membawa peserta didik kearah kedewasaan, kemandirian dan bertanggung jawab, tahu malu, tidak plin-plan, jujur, santun, berahklak mulia, berbudi pekerti luhur sehingga mereka tidak lagi bergantung kepada keluarga, masyarakat atau bangsa setelah menyelesaikan pendidikannya.Tetapi sebaliknya, mereka bisa membangun bangsa ini dengan kekayaan yang kita miliki dan dihargai didunia internasional. Kalau perlu bangsa ini tidak lagi mengandalkan utang untuk pembangunan. Sehingga negara lain tidak seenaknya mendikte Bangsa ini dalam berbagai bidang kehidupan.
Dengan kata lain, proses transformasi ilmu pengetahuan kepada peserta didik harus dilakukan dengan gaya dan cara yang bermoral pula. Dimana ketika berlangsung proses tranformasi ilmu pengetahuan di SD sampai PT sang pendidik harus memiliki moralitas yang bisa dijadikan panutan oleh peserta didik. Seorang pendidik harus jujur, bertakwa, berahklak mulia, tidak curang, tidak memaksakan kehendak, berperilaku santun, displin, tidak arogan, ada rasa malu, tidak plin plan, berlaku adil dan ramah di dalam kelas, keluarga dan masyarakat. Kalau pendidik mulai dari guru SD sampai PT memiliki sifat-sifat seperti diatas. Negara kita belum tentu morat-marit seperti ini.
Kedua, Perubahan dalam pendidikan nasional jangan hanya terpaku pada perubahan kurikulum, peningkatan anggaran pendidikan, perbaikan fasilitas. Misalkan kurikulum sudah dirubah, anggaran pendidikan sudah ditingkatkan dan fasilitas sudah dilengkapi dan gaji guru/dosen sudah dinaikkan, Namun kalau pendidik (guru atau dosen) dan birokrat pendidikan serta para pembuat kebijakan belum memiliki sifat-sifat seperti diatas, rasanya perubahan-perubahan tersebut akan sia-sia. Implementasi di lapangan akan jauh dari yang diharapkan Dan akibat yang ditimbulkan oleh proses pendidikan pada generasi muda akan sama seperti sekarang ini. Dalam hal ini saya tidak berpretensi menyudutkan guru atau dosen dan birokrat pendidikan serta pembuat kebijakan sebagai penyebab terpuruknya proses pendidikan di Indonesia saat ini. Tapi adanya oknum yang berperilaku menyimpang dan tidak bermoral harus segera mengubah diri sedini mungkin kalau menginginkan generasi seperti diatas.
Selain itu, anggaran pendidikan yang tinggi belum tentu akan mengubah dengan cepat kondisi pendidikan kita saat ini. Malah anggaran yang tinggi akan menimbulkan KKN yang lebih lagi jika tidak ada kontrol yang ketat dan moralitas yang tinggi dari penguna anggaran tersebut. Dengan anggaran sekitar 6% saja KKN sudah merajalela, apalagi 20-25%.
Ketiga, Berlaku adil dan Hilangkan perbedaan. Ketika saya masih di SD dulu, ada beberapa guru saya sangat sering memanggil teman saya maju kedepan untuk mencatat dipapan tulis atau menjawab pertanyaan karena dia pintar dan anak orang kaya. Hal ini juga berlanjut sampai saya kuliah di perguruan tinggi. Yang saya rasakan adalah sedih, rendah diri, iri dan putus asa sehingga timbul pertanyaan mengapa sang guru tidak memangil saya atau yang lain. Apakah hanya yang pintar atau anak orang kaya saja yang pantas mendapat perlakuan seperti itu.? Apakah pendidikan hanya untuk orang yang pintar dan kaya?Dan mengapa saya tidak jadi orang pintar dan kaya seperti teman saya? Bisakah saya jadi orang pintar dengan cara yang demikian?
Proposal Desember 25, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN SISTEM OPERASI WINDOWS XP DAN LINUX UBUNTU DI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
BAB I PENDAHULUAN
- Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi komputerisasi pada setiap bidang dimasa sekarang ini sangat berkembang. Tidak hanya pada bidang informasi tetapi pada bidang ekonomi, komunikasi dan hukum semua menggunakan teknologi komputerisasi yang dapat membantu pemakainya untuk menyelesaikan masalah dengan mudah. Misalnya yang sangat mendasar dan penting adalah penggunaan Sistem Operasi yang dipakai pada sebuah komputer. Walaupun hal ini sangat mendasar tetapi hal ini sangat penting dan tanpa disdari banyak pemakai yang tidak terlalu memperhatikan hal ini. Banyak sistem operasi yang dapat dipilih dan dipakai, seperti Windows Vista, Windows XP, Linux, UBUNTU dan lain – lain. Semua sistem informasi tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang dibutuhkan oleh pemakainya masing – masing. Tetapi lain jenis sistem operasi tersebut, lain juga cara penggunaannya. Dan hal itu yang kadang tidak dipikirkan oleh para pemakainya. Misalnya pada beberapa lembaga atau perusahaan, menggunakan Ubuntu sebagai sistem operasi yang digunakan pada komputerisasi di lembaga atau perusahaan tersebut dengan pemikiran menghemat pengeluaran biaya lisensi karena Ubuntu yang bersifat open source dan gratis. Daripada menggunakan sistem operasi Windows Vista atau Windows XP yang berbayar. Tetapi dalam kenyataannya bagi Lembaga tersebut saat diimplementasikan malah sebaliknya. Lembaga atau perusahaan yang menggunakan Windows Vista atau Windows XP pengeluaran biayanya lebih sedikit dibandingkan yang menggunakan Ubuntu sebagai sistem operasinya. Masalah – masalah tersebut dapat disebabkan oleh ketidaktahuan para pemakai pada sistem operasi yang digunakan dan kurangnya SDM tenaga kerja yang berkualitas dan mengerti tentang komputerisasi.
- Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, dapat diidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan sistem operasi adalah kinerja pemakaian sistem operasi windows xp dan linux ubuntu.
- Pembatasan Masalah
Meskipun banyak permasalahan yang berkaitan dengan perbandingan penggunaan sistem operasi, namun dalam penelitian ini hanya membatasi pada biaya yang dikeluarkan dari masing masing penggunaan sistem operasi.
D. Perumusan Masalah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :
- Apakah sistem operasi yang di gunakan di departemen pendidikan nasional sudah cukup baik ?
- Apa pandangan para pengguna terhadap sistem operasi yang digunakan ?
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :
- membantu memberi gambaran pada pemakai, mereka yang bergerak dalam bidang wirasuwasta, agar mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem operasi Windows Xp dan Linux Ubuntu
- mereka yang menggunakan kedua sistem operasi ini dapat menilai sistem operasi mana yang memiliki kinerja dan manajemen proses yang baik.
F. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat :
- Bagi mahasiswa, dapat lebih wawasan mengenai perbandingan penggunaan sistem operasi mana yang layak digunakan.
- Bagi program studi, sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan dalam menentukan sebuah sistem operasi .
BAB II
Deskripsi Penelitian
Deskripsi penelitian menjelaskan tentang hasil dari penelitian yang telah dijalankan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, hasil data – data diolah secara deskriptif untuk mengetahui secara umum apa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan sistem operasi Windows Xp dan Linux Ubuntu dalam mengembangkan kinerja yang ada dalam suatu organisasi dalam hal ini organisasi yang diambil sebagai kasus adalah departemen pendidikan Nasional.
Kegiatan Depdiknas yang Menggunakan Masing – masing Sistem Operasi.
Pada segmen ini ditemukan bahwa di Depdiknas digunakan dua sistem operasi yang berbeda pada
bagian departemen yang sama. Tetapi dua sistem operasi ini digunakan untuk pekerjaan yang berbeda – beda juga. Hal ini dijabarkan oleh semuia pengguna sistem operasi Windows Xp dan Linux Ubuntu yang berada dibagian komputerisasi. Disana mereka bertugas untuk membuat suatu aplikasi komputer untuk membantu pekerjaan para pegawai dibagian – bagian departemen lainnya sesuai kebutuhannya. Dan membuat sistem keamanan bagi Depdiknas melalui komputer. Biasanya untuk menyelesaikan sebuah laporan tertulis mereka lebih suka menggunakan Windows Xp karena lebih terbiasa. Tetapi untuk membuat sistem keamanan, mereka lebih memilih menggunakan Linux Ubuntu. Selain dari bagian komputerisasi, kebanyakan bagian – bagian lain menggunakan Windows
Xp sebagai sistem operasinya. Selain itu, beberapa aplikasi juga dibuat lebih banyak dengan menggunakan Windows Xp. Karena agar kompetibel dengan sistem operasi yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibuat tersebut. Tetapi tergantung dengan permintaan dan kebutuhan. Karena ada sebagian pegawai yang membutuhkan aplikasi yang dibuat untuk dari Linux Ubuntu. Misalnya aplikasi bernama Simak BUMN. Aplikasi itu dibuat dengan menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu tetapi dapat juga di jalankan di Windows Xp. Gunanya untuk membantu pegawai agar dengan mudah dapat mengikuti perkembangan rapat BUMN walaupun tidak di dalam ruang rapat. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa kedua sistem operasi ini sangat membantudalam perkembangan kinerja di Dephan karena setiap sistem operasi digunakan berdasarkan kelebihannya masing – masing.
Pandangan Pengguna Terhadap Kualitas Sistem
Pada segmen ini penulis mendapatkan pernyataan bahwa kualitas dari kedua sistem operasi Windows Xp dan Linux Ubuntu yang diharapkan dari para penggunanya adalah cukup baik. Dari segi tampilan
(GUI) dan performanya cukup baik. Tetapi pada Linux Ubuntu tidak semua pengguna dapat mengoperasikannya dan familiar dengan sistem operasi ini. Biasanya yang dapat menggunakan sistem operasi ini adalah pengguna yang ahli dalam komputer. Karena penggunaan Linux Ubuntu tidak semudah penggunaan Windows Xp. Misalnya dalam penginstalan printer, jika menggunakan Linux Ubuntu perlu memasukkan kode – kode tertentu agar install-an tersebut dapat digunakan. Tidak secara otomatis bisa kompetibel dengan komputer seperti jika kita memakai Windows Xp. Tetapi bukan berarti Linux Ubuntu tidak berguna. Tentu saja berguna dalam hal – hal tertentu. Bagi para pengguna yangbukan ahli komputer atau pengguna Biasa, Windows Xp adalah sistem operasi yang familiar. Selain tampilannya menarik, penggunaannya juga mudah dimengerti. Biasanya pengguna ini hanya menggunakan Windows Xp untuk keperluan kantor saja. Untuk membantu mereka dalam mengerjakan pekerjaannya, seperti membuat laporan dan mengirim email. Karena mudah dimengerti, maka penggunanya lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga kinerjanya dapat meningkat.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
Hari : Selasa
Tanggal : 20 Desember 2010
Tempat : Jakarta Selatan
B. Metode Penelitian yang digunakan
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yang mencari informasi tambahan melalui internet dan buku.
C. Teknik analisis Data
Data yang terkumpul akan dianalisis secara deskriptif dengan tabulasi dan persentase.
BAHASA Oktober 30, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
|
Semua bahasa bergantung pada proses semiosis untuk menghubungkan sebuah isyarat dengan sebuah makna tertentu. Bahasa lisan dan isyarat memiliki sebuah sistem fonologikal yang mengatur bagaimana suara atau simbol visual digunakan untuk membentuk urutan yang dikenal sebagai kata atau morfem, dan sebuah sistem sintaks yang mengatur bagaimana kata-kata dan morfem digunakan membentuk frasa dan penyebutan. Bahasa tulis menggunakan simbol visual untuk menandakan suara dari bahasa lisan, tetapi ia masih membutuhkan aturan sintaks yang memproduksi makna dari urutan kata-kata. Bahasa-bahasa berubah dan bervariasi setiap waktu, dan sejarah evolusinya dapat direkonstruksi ulang dengan membandingkan bahasa moderen untuk menentukan ciri-ciri mana yang harus dimiliki oleh bahasa pendahulunya untuk perubahan nantinya dapat terjadi. Sekelompok bahasa yang diturunkan dari leluhur yang sama dikenal sebagai keluarga bahasa. Bahasa yang digunakan dunia sekarang tergolong pada keluarga Indo-Eropa, yang mengikutkan bahasa seperti Inggris, Spanyol, Rusia dan Hindu; Bahasa Sino-Tibet, yang melingkupi Mandarin Chinese, Cantonese dan lainnya; bahasa Semitik, yang melingkupi Arab, Amharic dan Hebrew; dan bahasa Bantu, yang melingkupi Swahili, Zulu, Shona dan ratusan bahasa lain yang digunakan di Afrika.
|
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Philology
Arti Penalaran , Definisi Penalaran , dan hakikat Penalaran Oktober 27, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
Hakikat Penalaran
Penalaran merupakan suatu kegiatan berpikir yang mempunyai karakteristik tertentu dalam menemukan kebenaran. Penalaran merupakan proses berpikir dalam menarik suatu kesimpulan yang berupa pengetahuan.
C. Ciri-ciri Penalaran :
- Adanya suatu pola berpikir yang secara luas dapat disebut logika( penalaran merupakan suatu proses berpikir logis ).
- Sifat analitik dari proses berpikir. Analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Perasaan intuisi merupakan cara berpikir secara analitik.
Cara berpikir masyarakat dapat dibagi menjadi 2, yaitu : Analitik dan Non analitik. Sedangkan jika ditinjau dari hakekat usahanya, dapat dibedakan menjadi : Usaha aktif manusia dan apa yang diberikan.
Penalaran Ilmiah sendiri dapat dibagi menjadi 2, yaitu :
- Deduktif yang berujung pada rasionalisme
- Induktif yang berujung pada empirisme
Logika merupakan suatu kegiatan pengkajian untuk berpikir secara shahih
Contoh :
- Ketika seorang pengemis berkata :”kasihanilah saya orang biasa”. Itu merupakan suatu ungkapan yang tidak logis.
- Ketika seorang peneliti mencari penyebab mengapa orang mabuk? Ada 3 peristiwa yang ditemuinya
- ada orang yang mencampur air dengan brendi dan itu menyebabkan dia mabuk
- ada yang mencampur air dengan tuak kemudian dia mabuk
- ada lagi yang mencampur air dengan whiski kemudian akhirnya dia mabuk juga
Dari 3 peristiwa diatas, apakah kita bisa menarik kesimpulan bahwa air-lah yang menyebabkan orang mabuk?
Logika deduktif merupakan cara penarikan kesimpulan dari hal yang bersifat umum menjadi kasus yang bersifat khusus (individual). Sedangkan logika induktif merupakan cara penarikan kesimpulan dari kasus individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikir silogisme, dua pernyataan dan sebuah kesimpulan. Dan didalam silogisme terdapat premis mayor dan premis minor.
Contoh :
- Semua makhluk punya mata ( premis mayor )
- Si Adam adalah seorang makhluk ( premis minor )
- Jadi, Adam punya mata ( kesimpulan )
Kriteria kebenaran :
3+4=75+2=76+1=7
Menurut seorang anak kecil, hal ini tidak benar.
Ini membuktikan bahwa tidak semua manusia mempunyai persyaratan yang sama terhadap apa yang dianggapnya benar.
Secara deduktif dapat dibuktikan ketiganya benar. Pernyataan dan kesimpulan yang ditariknya adalah konsisten dengan pernyataan dan kesimpulan yang telah dianggap benar. Teori ini disebut koherensi. Matematika adalah bentuk pengetahuan yang penyusunannya dilakukan pembuktian berdasarkan teori koherensi.
Betrand Russel.2002. Sejarah Filsafat Barat dan Kaitannya dengan kondisi sosio-politik dari zaman kuno hingga sekarang (alih Bahasa Sigit jatmiko, dkk ) . Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Ismaun.2007. Filsafat Administrasi Pendidikan(Serahan Perkuliahan ). Bandung : UPI
Ismaun.2007. Kapita Selekta Filsafat Administrasi Pendidikan (Serahan Perkuliahan). Bandung : UPI
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi(consequence).
Konsep dan simbol dalam penalaran
Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.
Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.
Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian
Syarat-syarat kebenaran dalam penalaran
Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.
- Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
- Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.
Sumber : wikipedia Indonesia
Penalaran menghasilkan pengetahuan yang diartikan dengan kegiatan berpikir dan bukan perasaan. Dengan demikian kita patut sadari bahwa tidak semua kegiatan berpikir menyandarkan diri pada penalaran.
Jadi penalaran merupakan kegiatan berpikir yang mempunyai karakteristik dalam menemukan kebenaran.
Berpikir merupakan suatu kegiatan untuk menemukan pengetahuan yang benar. Karena tidak semua cara berpikir manusia itu sama oleh sebab itu kegiatan proses berpikir untuk menghasilkan pengetahuan yang benar itu pun juga berbeda-beda. Penalaran merupakan suatu proses penemuan kebenaran dimana tiap-tiap jenis penalaran mempunyai criteria kebenaran masing-masing.
Penalaran mempunyai cirri-ciri tertentu :
- Suatu pola berpikir yang secara luas dapat disebut logika.
Dalam hal ini bahwa tiap bentuk penalaran memiliki logika tersendiri atau disebut juga dengan kegiatan penalaran merupakan suatu proses berpikir logis.
- Penalaran adalah sifat anaditik dari proses berpikirnya penalaran merupakan suatu kegiatan berpikir yang menyandarkan diri kepada suatu analisa dan kerangka berpikir yang dipergunakan untuk analisis tersebut adalah logika penalaran yang besangkutan. Artinya penalaran ilmiah merupakan suatu kegiatan analisis yang mempergunakan logika ilmiah.
1.2 Bentuk Penalaran
Bentuk-bentuk penalaran yang sering digunakan dalam wancana keseharian berupa penalaran asosiatif dan skema dissosiatif. Penalaran asosiatif berbentuk penalaran yang memasukkan beberapa unsure penalaran dan mengevaluasi atau mengorganisasikan unsur yang lainnya. Penalaran dissosiatif merupakan bentuk penalaran yang memisahkan atau mengurai unsur-unsur penalaran yang semula merupakan satu kesatuan . jenis penalaran assosiatif tersebut tidaklah mutlak hanya berupa satu jenis penalaran, tetapi lebih mengarah pada kecenderungan, terutama pada unsur bukti dan pembuktiannya.
1.3 Metode Penalaran
Untuk memperoleh pengetahuan ilmiah dapat digunakan dua jenis penalaran. Ada dua jenis metode penalaran yaitu penalaran deduktif dan induktif :
- Metode Induktif
Metode berpikir induktif adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasi pengamatan empiric dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini panalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif.
- Metode Deduktif
Metode berpikir deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, ang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.
referensi :
Grafik Komputer Oktober 10, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
Perkembangan teknologi yang begitu pesat pada saat ini tidak bisa dijelaskan lagi berbagai penemuan baru muncul setiap harinya. Pada prinsipnya teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu.
Kita ketahui bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita terlepas dari grafik komputer.Grafik komputer mempunyai banyak manfaat tetapi juga memiliki kelemahan. Grafik komputer adalah ilmu yang sangat cepat berkembang pada saat ini. Perkembangan ini didukung oleh munculnya prosesor-proseor komputer yang cepat dan kartu grafik yang semakin canggih dan hebat.Untuk itu pada kesempatan ini saya akan menjelasan berbagai manfaat dari grafik komputer itu sendiri.
Grafik komputer adalah salah satu cabang disiplin ilmu informatika yang mempelajari
pembuatan gambar dengan menggunakan komputer. Perbedaan antara grafik komputer
dengan pengolahan citra adalah dalam pengolahan citra, gambar input kedalam proses
pengolahan citra sudah tersedia, sedangkan pada grafik komputer dilakukan proses untuk menciptakan gambar dari awal.
Pada perkembangan dunia digital, grafik komputer sangat berpengaruh sekali.
Sekarang ini grafik komputer sudah digunakan untuk pembuatan film-film animasi.
dengan kemajuan teknologi komputer dan ilmu grafis mungkin grafik komputer lebih banyak memiliki manfaat daripada kelemahannya. Untuk itu pada kesempatan ini saya akan menjelasan berbagai manfaat dari grafik komputer itu sendiri.
1. Di_Bidang_Hiburan
Tidak memungkiri pada sekarang ini semua acara hiburan di Televisi banyak menggunakan grafik komputer.Mulai dari film kartun,iklan di TV dan sampai acara sinetron sekalipun sudah di selipi oleh grafik komputer.Grafik komputer disini berupa efek animasi yang dapat membuat film semakin menarik.
2. Di_Bidang_Pendidikan
Grafik komputer pada pendidikan digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata,dapat melalui power point ataupun software lainnya.Dengan penggunakan bentuk objek ini diharapkan siswa lebih nyata dalam menerima semua materi yang telah diajarkan,tidak hanya teori saja tetapi sudah melihat bentuk dan simulasinya.Bentuk ini dapat berupa penggambaran bidang,ruang,grafik,gambar kerangka manusia,susunan tubuh manusia,dan sebagainya.
3. Di_Bidang_Perancangan
Pada bidang ini grafik komputer digunakan untuk membuat berbagai desain dan model objek yang akan dibuat.Misalnya digunakan untuk mendesain suatu arsitektur bangunan,desain kendaraan dan lainnya.Menggunakan software desain grafis seperti auto cad semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat.Memperkecil tinggkat kesalahan sehingga akan menhasilkan suatu model yang sama seperti aslinya.
Media_Grafis
Media grafis adalah suatu penyajian secara visual yang menggunakan titik-titik, garis-garis, gambar-gambar atau simbol visual lain dengan maksud untuk mengikhtiarkan, menggambarkan, merangkum suatu ide, data atau kejadian. Media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol itu perlu dipahami benar artinya proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efesien (Sadiman, 1986 : 28-29).
Perubahan Lingkungan Juni 2, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
|
Perubahan lingkungan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena sebagian dari komponen lingkungan menjadi berkurang fungsinya. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena campur tangan manusia dan dapat pula karena faktor alami. Dampak dari perubahannya belum tentu sama, namun akhirnya manusia juga yang mesti memikul serta mengatasinya. 1. Perubahan Lingkungan karena Campur Tangan Manusia Penebangan hutan yang liar mengurangi fungsi hutan sebagai penahan air. Akibatnya, daya dukung hutan menjadi berkurang. Selain itu, penggundulan hutan dapat menyebabkan terjadi banjir dan erosi. Akibat lain adalah munculnya harimau, babi hutan, dan ular di tengah pemukiman manusia karena semakin sempitnya habitat hewan-hewan tersebut. Lihat Gambar 8.8. Pembangungan pemukiman pada daerah-daerah yang subur merupakan salah satu tuntutan kebutuhan akan pagan. Semakin padat populasi manusia, lahan yang semula produktif menjadi tidak atau kurang produktif. Pembangunan jalan kampung dan desa dengan cara betonisasi mengakibatkan air sulit meresap ke dalam tanah. Sebagai akibatnya, bila hujan lebat memudahkan terjadinya banjir. Selain itu, tumbuhan di sekitamya menjadi kekurangan air sehingga tumbuhan tidak efektif melakukan fotosintesis. Akibat lebih lanjut, kita merasakan pangs akibat tumbuhan tidak secara optimal memanfaatkan CO2, peran tumbuhan sebagai produsen terhambat. Penerapan intensifikasi pertanian dengan cara panca usaha tani, di satu sisi meningkatkan produksi, sedangkan di sisi lain bersifat merugikan. Misalnya, penggunaan pupuk dan pestisida dapat menyebabkan pencemaran. Contoh lain pemilihan bibit unggul sehingga dalam satu kawasan lahan hanya ditanami satu macam tanaman, disebut pertaniantipe monokultur, dapat mengurangi keanekaragaman sehingga keseimbangan ekosistem sulit untuk diperoleh. Ekosistem dalam keadaan tidak stabil. Dampak yang lain akibat penerapan tipe ini adalah terjadinya ledakan hama. 2. Perubahan Lingkungan karena Faktor Alam |
|
Sejarah Komputer Mei 16, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik.
Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Standart Rekrutmen IT di Luar Negeri Mei 16, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
Info Kriteria Loker IT Di Luar Negeri Berikut Gaji Dari Tiap – Tiap Bidang Nya :
JUNIOR PROGRAMMER
Meski tidak semua, cukup banyak lulusan ilmu komputer yang memulai karirnya dari sini. Yang umum dicari adalah pemrogram untuk Java, C++ dan Visual Basic, sedangkan web programmer yang sering dibutuhkan adalah mereka yang menguasai bahasa HTML/XML, PHP, ASP, Cold Fusion. Untuk lowongan database, meski saat ini banyak program yang masih memakai bahasa Delphi, namun umumnya programmer yang mengusai bahasa SQL lebih disukai.
Modal:
Sarjana (S1) atau diploma di bidang Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer atau Sistem Informasi. Umumnya tidak memerlukan kualifikasi tambahan, karena yang lebih diutamakan adalah pengetahuan akan suatu bahasa pemograman. Idealnya, Anda memiliki pengalaman kerja satu-dua tahun, atau setidaknya pernah membuat program-program yang dapat dijalankan, dalam skala besar/kecil.
Gaji per bulan:
untuk pemula, sekitar Rp 3 juta. Peluang saat ini : Lapangan kerja untuk programmer cukup banyak, mulai dari perusahaan pengembang software sampai ke perusahaan konsultasi database. Database programmer atau system programmer masih banyak dicari.
Prediksi: Para programer masih tetap akan dibutuhkan keterampilannya di bidang lain, seperti desain web, analisis sistem, maupun pengembangan software.
Pengenalan Linux Mei 16, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
- Jelaskan tentang sejarah linux !
Jawab :
Linux adalah suatu sistem operasi yang berifat multiusers dan multitasking, yang berjalan diatas multiplatform. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia . Dulunya linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum, karena linus ingin menjalankan sistem operasi semacam UNIX dalam computer 386-nya. Dari hasil kerjanya inilah lahir Linux versi 0.01 sekitar bulan Agustus 1991, kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (Gnu Boume Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (Networking), pengembangan software, dan bahkan untuk keperluan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternative sistem operasi yang jauh lebih murah, jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial, dengan kemampuan yang setara atau bahkan lebih. Linux bukan lagi sistem operasi turunan UNIX yang text Based, tapi sudah berubah menjadi sistem operasi yang memiliki GUI.
Linux menggunakan logo gambar penguin. Ada cerita menarik yang menyebabkan Linus menggunakan penguin sebagai logo sistem operasi Linux. Saat Linus sedang berjalan di sebuah taman, tiba-tiba Linus dipatok penguin, sejak saat itu Linus menjadi demam berhari-hari, karena itu dia berpikir karekter ini cocok untuk mewakili Linux. Linus ingin pemakai Linux menjadi demam dan tergila-gila untuk menggunakan dan mengutak-atik Linux.
- Apa yang anda ketahui tantang bahasa C ?
Jawab :
Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman computer, bahasa C dibuat pada 1972 oleh Dennis Ritche untuk sistem operasi UNIX di Bell Telephone Laboratories. MEskippun C dibuat untuk memprogram system dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam menggunakan software aplikasi. Bahasa C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur computer, bahkan terdapat beberapa compiler yang sangat popular telah tersedia. Bahasa C secara luar biasa mempengaruhi bahasa popular lainnya, terutama bahasa C++ yang merupakan extensi dari bahasa C.
Pada perkembangannya, pada tahun 1983, American National Stadards Institute (ANSI) membuat sebuah komite untu membuat sebuah versi standar dari bahasa C. Setelah mengalami proses yang panjang, pada tahun 1989, telah berhasil disahkan standar yang dinamakan ANSI X3.159-1989, versi ini seringkali dinamakan ANSI C, atau C89. Pada tahun 1990, versi ANSI C diadopsi oleh Organization for Standardization (ISO) dengan sedikit perubahan dengan nama ISO/iec 9899 : 1990. Versi ini seringkali dinamakan ISO C atau C90. Si C90 dibuat oleh ISO pada tahun 1999, versi ini dimaksudkan terutama untuk memperbanyak dukungan kepada pemrograman berorientasi objek.
Bahasa C merupakan bahasa yang sifatnya portable yaitu dengan sedikit (tanpa perubahan) satu program yang ditulis dengan bahasa C pada suatu komputer dapat dijalankan pada komputer lain. Keunggulan bahasa C adalah kecepatan prosesnya, program yang ditulis dengan bahasa c bilai dijalankan akan memiliki kecepatan proses yang tinggi. Keunggulan bahasa C yang lain adalah program yang ditulis akan teratur dengan baik sehingga baik untuk dokumentasi.
Dengan tersedianya beberapa pustaka (library) pada bahasa C memungkinkan seorang programmer mengembangkan programnya lebih luas tanpa harus menulis keseluruhan programnya.
- Sebutkan perintah-perintah di Vi editor !
Jawab :
VI memiliki 2 modus, yaitu command mode dan insert mode.
- Command mode (mode perintah) : modus perintah dapat digunakan untuk memasukan perintah – perintah untuk memanipulasi teks dan file. Perintah – perintah ini biasanya terdiri dari satu atau dua buah karakter.
- Insert mode (mode penyisipan) : digunakan untuk melakukan pengetikan teks.
Pada saat pertama kita memulai editor VI, kita langsung berada pada mode perintah. Perintah untuk memasuki mode penyisipan adalah ketik huruf i. Bila kita menekan tombol escape maka kita akan kembali ke mode perintah, sedangkan penekanan escape pada mode perintah tidak akan mengakibatkan kita keluar dari mode perintah.
- Insert : perintah untuk memasukan atau menulis program.
- :WQ : perintah untuk keluar dari editor ii dan menyimpan modifikasi terakhir ke file.
- :Q : perintah untuk keluar dari editor VI, hanya jika tidak ada modifikasi file.
- ZZ : perintah untuk keluar dari editor VI dan menyimpan modifikasi terakhir ke file.
- :X : perintah untuk keluar dari editor VI dan menyimpan modifikasi file terakhir ke file.
- :Q! : perintah untuk keluar dari editor VI tanpa harus menyimpan ke file.
- :w : perintah untuk menyimpan ke file tanpa harus keluar dari editor VI.
- x (huruf kecil) : perintah untuk menghapus karakter pada posisi kursor.
- X (huruf besar) : perintah menghapus karakter disebelah kiri kursor.
- dd : perintah untuk menghapus satu baris pada posisi kursor.
- d : perintah untuk menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya.
- d0 : perintah untuk menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor.
- d$ : perintah untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris.
- u (huruf kecil) : perintah untuk membatalkan perubahan terakhir yang dilakukan oleh pemakai.
- U (huruf besar) : perintah untuk membatalkan seluruh perubahan pada satu baris.
- / dan ? : perintah untuk pencarian string.
- / : perintah mencari ke arah bawah dari file.
- ? : perintah mencari kea rah atas dari file.
- N dan n : perintah untuk melanjutkan proses pencarian yang sebelumnya.
- N : perintah untuk mencari pada arah yang berlawanan.
- n : perintah untuk mencari pada arah yang sama.
- Ctrl – b : perintah untuk berpindah satu layar sebelumnya.
- Ctrl – d : perintah untuk turun setengah bagian layar.
- Ctrl – f : perintah untuk turun satu bagian layar.
- Ctrl – j : perintah untuk naik setengah bagian layar.
- Line no. G : perintah untuk memindahkan kursor ke line tertentu.
Virtual Private Network (VPN) April 14, 2011
Posted by arief021091 in Uncategorized.add a comment
Yang dimaksud dengan VPN atau Virtual Private Network adalah suatu jaringan private yang mempergunakan sarana jaringan komunikasi publik (dalam hal ini Internet) dengan memakai tunnelling protocol dan prosedur pengamanan. Dengan memakai jaringan publik yang ada, dalam hal ini Internet, maka biaya pengembangan yang dikeluarkan akan jauh relatif lebih murah daripada harus membangun sebuah jaringan internasional tertutup sendiri.
Namun pemakaian Internet sebagai sarana jaringan publik juga mengandung resiko, karena Internet terbuka untuk umum, maka masalah kerahasiaan dan authentifikasi atas data yang dikirim pun juga terbuka. Oleh karenanya VPN menjaminnya dengan penerapan enkripsi data. Sebelum dikirimkan, terlebih dahulu data akan dienkripsikan untuk mengurangi resiko pembacaan dan pembajakan data di jalan oleh pihak yang tidak terkait. Setelah sampai ke alamat tujuan, maka data tersebut akan di-deskripsikan ulang sehingga bentuk informasi dapat kembali menjadi seperti sedia kala. Selain memakai metode pengamanan enkripsi-deskripsi, VPN masih memakai kriptografi lainnya untuk mendukung pengamanan data.
VPN saat ini banyak digunakan untuk diterapkan pada jaringan extranet ataupun intranet perusahaan-perusahaan besar. VPN harus dapat mendukung paling tidak 3 mode pemakaian :
Koneksi client untuk akses jarak jauh
LAN-to-LAN internetworking
Pengontrolan akses dalam suatu intranet
Oleh karena infrastruktur VPN menggunakan infrastruktur telekomunikasi umum, maka dalam VPN harus menyediakan beberapa komponen, antara lain :
Konfigurasi, harus mendukung skalabilitas platform yang digunakan, mulai dari konfigurasi untuk kantor kecil sampai tingkat enterprise (perusahaan besar).
Keamanan, antara lain dengan tunneling (pembungkusan paket data), enkripsi, autentikasi paket, autentikasi pemakai dan kontrol akses
Layanan-layanan VPN, antara lain fungsi Quality of Services (QoS), layanan routing VPN yang menggunakan BGP, OSPF dan EIGRP
Peralatan, antara lain Firewall, pendeteksi pengganggu, dan auditing keamanan
Manajemen, untuk memonitor jaringan VPN
sumber : http://www.beritanet.com/Technology/virtual-private-network.html